| Audio
00:00
1:01
|
Tangan |
|
|
1. Posisi awal: Kedua tangan berada lurus ke depan di permukaan air setelah gerakan akhir sebelumnya. |
2. Tarik kedua tangan secara bersamaan ke bawah dan ke samping, membentuk gerakan menyerupai huruf Y lebar. |
3. Setelah mencapai titik terluar, tekuk siku dan lanjutkan gerakan ke belakang hingga tangan sejajar dengan pinggang. |
4. Angkat kedua tangan keluar dari air secara bersamaan melalui gerakan melingkar ke depan. |
5. Pastikan gerakan masuk ke air kembali terjadi bersamaan dan sejajar di depan kepala. |
Kaki |
|
|
1. Gerakan kaki kupu-kupu dikenal dengan sebutan dolphin kick, dilakukan secara bersamaan. |
2. Dimulai dengan dorongan dari pinggul yang menghasilkan gelombang ke bawah melalui paha, lutut, lalu pergelangan kaki. |
3. Lutut sedikit menekuk saat fase turun, lalu diluruskan kembali saat menendang ke atas. |
4. Tendangan pertama terjadi saat tangan menyelam ke dalam air, tendangan kedua saat tangan keluar dari air. |
5. Gerakan kaki harus halus dan bergelombang, tanpa hentakan kaku agar efisien dan selaras dengan gerakan tubuh. |
Kepala |
|
|
1. Kepala berada di dalam air dalam posisi netral antara dua gerakan tangan. |
2. Ketika tangan menarik ke belakang dan menuju fase recovery, kepala terangkat untuk mengambil napas. |
3. Pandangan ke depan sedikit ke bawah saat mengambil napas, lalu kembali tenggelam setelahnya. |
4. Hindari mengangkat kepala terlalu tinggi agar tidak mengganggu keseimbangan tubuh. |
Tubuh |
1. Tubuh membentuk gerakan bergelombang mengikuti irama gerakan tangan dan kaki. |
2. Mulai dari dorongan pinggul yang memicu gerakan undulasi (naik turun) ke seluruh tubuh. |
3. Posisi tubuh tetap streamline saat meluncur di awal dan di antara siklus gerakan tangan. |
4. Saat tangan berada di depan, tubuh harus rata dan sejajar dengan permukaan air untuk mengurangi hambatan. |
5. Koordinasi tubuh yang tepat menjaga ritme dan efisiensi gaya kupu-kupu secara keseluruhan. |